Günaydın Konya!

Pagi ini, 24 Januari 2016, menjadi pagi yang paling dingin selama 2,5 tahun aku tinggal di Konya. Suhu udara menurut aplikasi accuweather terasa (real feel) -21 derajat celcius. Pemanas ruangan pun serasa tak mampu memberikan kehangatan dalam rumah.

Tak terbayangkan bila rumah tak dilengkapi pemanas ruangan atau bila pasokan gas dari Rusia sebagai sumber pemanas ruangan dihentikan.  Beruntung tak pecah perang antara Turki dan Rusia pasca angkatan udara Turki menembak jatuh jet tempur Rusia yang melanggar perbatasan Turki. Kalo saja perang terjadi, mungkin saja Rusia menyetop pasokan gas ke Turki sbg strategi membuat rakyat Turki menderita.

Sebenarnya aku jg bisa dianggap orang yang beruntung dibanding ribuan pengungsi Suriah yang tinggal di kamp-kamp pengungsian. Kamp pengungsian tentu tak dilengkapi pemanas ruangan modern. Selimut tebal dan pemanas manual semoga menjadi andalan untuk menghadirkan rasa hangat.

Selain manusia, udara dingin seperti ini pasti juga berdampak bagi binatang. Di Konya, seperti juga di kota-kota lain di Turki, banyak ditemui anjing dan kucing berkeliaran di luar rumah. Menghadapi situasi dingin yang bisa berpengaruh bagi “kelestarian” binatang, pemerintah kota dan yayasan peduli binatang telah mengkampanyekan untuk memberikan perhatian kpd binatang dengan menaruh semangkuk air dan makanan di dpn pintu rumah bagi binatang.

Semoga Allah melindungi dan memudahkan kami menghadapi dinginnya udara tahun ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s