Mereka Terpaksa Mengungsi (2)

Zeidan, Ruya dan Hanin hanya sebagian kecil dari jutaan orang Suriah yg mengungsi ke Turki. Di Konya sendiri ada sekitar 100 ribu orang Suriah. Mereka datang meninggalkan pekerjaan, properti, bahkan terpisah dengan keluarga yg memilih mempertaruhkan nasib di kota lain atau ke negara lain.

Kehadiran pengungsi di Turki dan negara lain tentu saja mendatangkan masalah-masalah baru. Analoginya begini, kalo kita punya teman atau tetangga numpang di rumah kita satu sampai dengan tiga hari, sepertinya tidak ada masalah. Tapi kalo numpang lebih dari seminggu, bahkan sudah berbulan-bulan dan tidak jelas kapan akan keluar, tentu saja menimbulkan masalah-masalah baik bagi yang ditumpangi maupun yang menumpang.

Kehadiran jutaan pengungsi di Turki dan politik kebijakan pintu terbuka terhadap pengungsi telah membuat pemerintah Turki terus mendapat kritik dari oposisi dan sebagian masyarakat di kota-kota di Turki yg merasakan dampak kehadiran pengungsi. Apalagi mengurusi pengungsi membutuhkan dana yg tidak sedikit, misalnya untuk dukungan tenda di kamp pengungsian, makanan dan pelayanan kesehatan.

Selain di kamp pengungsian, byk juga orang Suriah yg memilih tinggal di pemukiman-pemukiman berbaur dg orang Turki. Akibat hal itu, kota-kota yang banyak menjadi tujuan pendatang, misalnya Sanliurfa atau Hatay, terjadi peningkatan harga sewa properti yang luar biasa tinggi. Peningkatan demand dan keengganan sebagian org Turki menyewakan properti rumahnya kpd orang asing, membuat harga sewa rumah naik/dinaikkan.

Dengan kehadiran orang suriah di kota-kota juga telah membuat sarana-sarana publik yang disediakan oleh pemerintah Turki bagi rakyatnya, membuat orang Turki harus berbagi dengan para pendatang. Misalnya area bermain anak yg menjadi banyak dipakai oleh anak2 suriah, fasilitas bus umum atau trem yg menjadi lebih padat, atau rumah sakit yg juga harus melayani para pendatang.

image

Foto: Orang-Orang Suriah dan İrak di Playground Konya

Di pusat kota Konya, terdapat  kawasan pemukiman tua yg harga sewa rumah di kawasan itu relatif lebih murah dibanding di kawasan pinggiran yg baru dikembangkan. Karna hal itu, byk pendatang yang tinggal di kawasan itu. Belakangan para pendatang mulai membuka toko-toko. Pemilik toko dan penjual yg orang Turki kini harus bersaing dg para pendatang. Uniknya, para pemilik toko yg orang Turki ikut menyesuaikan dg kehadiran pendatang dengan memasang keterangan di tokonya dalam aksara dan bahasa arab. Jalan yg dulunya adalah jalan pertokoan turki, kini serasa menjadi jalan di suriah. Orang-orang pun byk menyebut jalan itu menjadi jalan suriah karna byk toko menggunakan bahasa arab, byk org suriah sering ngumpul2 di jalan itu dan bau kopi atau bumbu cita rasa suriah yg dengan mudah tercium ketika melewati jalan itu.

image

Foto: Toko di jalanan Sahib Ata Konya Turki yang menggunakan keterangan dg bahasa arab

image

Foto: Toko di jalanan Sahib Ata Konya Turki yang menambahkan keterangan dg bahasa arab

Kehadiran kawasan baru atau jalan dg banyak orang suriah itu ternyata menimbulkan masalah-masalah baru yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Persaingan usaha org Turki dg pendatang adalah salah satunya. Perbedaan kultur juga terasa di jalan itu. Entah knp kini sering terjadi perkelahian di daerah itu. Teman saya yg tinggal di daerah itu jg pernah kemalingan sepatu yg ditaruh di depan rumah. Kriminalitas dan potensi konflik sepertinya meningkat di kawasan itu. Bahkan kini sering terlihat mobil polisi yg berjaga di jalan itu.

Pertanyaannya adalah, sampai kapan Turki harus terbebani dengan problem pengungsi? Saya yakin juga orang-orang Suriah yg mengungsi itu tidak ingin membebani dan membuat masalah bagi orang-orang Turki. Mereka datang karena terpaksa. Nyawa mereka terancam di kampung halamannya.

Mereka adalah korban ambisi Assad, ISIS, PYD, YPG dan kelompok2 lain yg hanya memikirkan kepentingannya sendiri. Pertengkaran dan perang saudara telah menyebabkan bencana kemanusiaan yg dahsyat.

Sudah lebih dari 3 tahun konflik di Suriah berkecamuk. Sementara, tak ada tanda-tanda perang akan berakhir dlm waktu dekat.

MW, 3 Maret 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s