19 Quotes Mevlana Rumi Penggugah Nurani

Foto: Makam Mevlana Jalaluddin Rumi
Foto: Makam Mevlana Jalaluddin Rumi

Selepas ziarah ke Makam Mevlana Jalaluddin Rumi sore tadi, saya memperoleh buku berisi petuah-petuah yang disampaikan Mevlana Rumi. Ada beberapa petuah yang begitu mengena dan ingin saya catat di blog ini sebagai pengingat bagi saya sendiri maupun anda yang telah tersesat di blog ini. Untuk tahap awal, saya pilih 19 quotes sebagai berikut:

  1. Dua jenis manusia yang senantiasa lapar: yang satu pencari ilmu, satunya lagi pencari uang.
  2. Aku lihat beberapa orang tak memakai pakaian, juga melihat banyak pakaian tanpa manusia di dalamnya.
  3. Kata-kata yang keluar dari mulut itu seperti anak panah yang terlepas dari busurnya. Busur yang telah terlepas tak dapat kembali lagi.
  4. Hey kawan, pertama-tama singkirkanlah tikus-tikus (setan) itu, baru setelah itu kumpulkan gandum.
  5. Di dasar laut ditemukan mutiara dan batu-batu bercampur di satu tempat. Sesuatu yang berharga juga dapat ditemukan di antara kesalahan dan kekurangan.
  6. Jika kamu belum matang dalam berdagang, jangan membuka toko. Sebelum kamu benar-benar terasah dan akhirnya menjadi ahlinya, kamu akan berada di bawah perintah orang lain.
  7. Baik pertanyaan maupun jawaban keluar dari pengetahuan.
  8. Ada dua jenis lebah yang keduanya menghisap bunga yang sama, tetapi yang satu menghasilkan madu, sementara yang lainnya menghasilkan racun.
  9. Seseorang yang memiliki teman baik tidak memerlukan cermin.
  10. Jangan bernyanyi di pasar orang-orang tuli, jangan menjual kaca di pasar orang-orang buta.
  11. Kucing menjadi raja bagi mereka yang memiliki karakter tikus.
  12. Burung hanya dapat terbang bersama dengan sejenisnya.
  13. Kehidupan di dunia dan akhirat itu seperti seorang memiliki dua istri. Seberapa besar perhatian suami dicurahkan kepada salah satu istri, sebesar itu pula kecemburuan dari istri yang lain.
  14. Lautan tak menjadi kotor oleh lidah anjing yang menyentuh air laut.
  15. Adab adalah yang membedakan manusia dengan binatang.
  16. Setiap duri tak bisa menumbuhkan mawar.
  17. Kitab adalah makanan ruhani dan obat bagi akal.
  18. Sedikit makan membuat jadi terjaga dan cerdas. Dengan banyak makan membuat jadi bodoh dan malas.
  19. Dalam kedermawanan dan menolong orang lain, jadilah seperti sungai. Dalam kasih sayang dan kemurahan, jadilah seperti matahari. Dalam menyembunyikan kesalahan orang lain, jadilah seperti malam. Dalam kemarahan dan frustrasi jadilah seperti kematian. Dalam kesopanan dan kerendahan hati, jadilah seperti tanah. Dalam toleransi, jadilah seperti lautan. Tampillah apa adanya, jadilah diri sendiri.

 

MW, 10 Maret 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s