Makan Siang Mahasiswa (Turki)

Makan siang di Turki sebagai mahasiswa, kalo dipikir-pikir, masih lebih terjamin dibandingkan ketika saya menjadi mahasiswa di Indonesia.

Dulu di Jogja, sebagai mahasiswa dengan kantong pas2an, saya sering menghemat dengan menggabungkan makan pagi dengan siang atau makan siang dengan malam. Pilihan menu makan pun dibuat seirit mungkin, misalnya menu “stereo” atau “sego tempe loro” dengan kuah/sayur secukupnya.

Saat ini di Konya, sebagai mahasiswa dg beasiswa dari pemerintah Turki, dengan tinggal di asrama pemerintah maka makan pagi dan malam udah ditanggung oleh pemerintah Turki. Klo siang masih perlu makan, kampus menyediakan fasilitas makan siang dengan harga yang sangat miring.

Sebagai perbandingan, makan siang di “kantin khusus” yang disediakan oleh kampus hanya perlu membayar 2 Lira untuk sekali makan. Mahasiswa hanya perlu membayar di muka untuk minimal 10 kali makan atau 20 Lira. Bahkan beberapa tahun lalu (2012), sebelum banyak mahasiswa asing, bagi mahasiswa asing digratiskan makan di kantin ini. Kualitas makanan yang disediakan di kantin khusus kampus ini bisa dibilang “melebihi harganya” dalam artian makanan itu kalo di restoran lain harganya paling tidak 10 Lira-an.

image

Foto: Menu makan siang dengan nasi, çorba, ayam, tatlı (makanan manis penutup) dan roti.

image

Foto: Menu makan siang dengan çorba, köfte, karışık kızartma, dan yoğurt.

Sementara itu jika makan di kafetaria kampus, seperti warung kebab/doner, köfteci, kumru, dsb, paling tidak akan menghabiskan uang sebesar 6 Lira. Sebagai contoh, tavuk döner atau yg di Indonesia dikenal dengan kebab dengan isi ayam yang paling murah harganya 2,5 Lira belum termasuk minumnya. Bila memilih makan dengan menu yang lebih banyak menggunakan piring, tentu saja harganya lebih mahal. Misalnya menu mie, ayam, dan ayran di bawah ini dihargai sebesar 10,5 Lira.

image

Foto: Menu makan siang kafetaria, mie, ayam, salata, roti dan ayran.

Dengan perbandingan harga yang begitu jauh antara kantin yang disediakan kampus dengan kafetaria swasta, banyak mahasiswa yang memilih untuk makan di kantin kampus. Tidak hanya untuk mahasiswa, kantin kampus juga menyediakan makan “murah berkualitas” bagi dosen dan pegawai kampus. Namun, karena banyak peminat, untuk makan di kantin kampus itu harus mengantri panjang (pengalaman saya kira2 10 menit dlm antrian). Kalo tidak mau antri dan tidak suka dengan makanan di kantin kampus ini, mahasiswa bisa makan di kafetaria swasta, ini pula yang membuat kafetaria swasta rame atau tidak kehilangan pembeli meski ada kantin kampus yang murah meriah.

image

Foto: Antrian makan siang di kantin kampus

image

Foto: Suasana makan di kantin kampus

Dengan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah Turki kepada mahasiswa asing penerima beasiswa Turki, sepertinya para mahasiswa tidak lagi pusing dengan urusan mengatur makan agar hemat sebagaimana yg pernah saya alami di Jogja dulu. Mahasiswa hanya dituntut untuk belajar, belajar, belajar.

Advertisements

2 thoughts on “Makan Siang Mahasiswa (Turki)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s