Gagal

Kehidupan ini mungkin lebih banyak menciptakan yg “gagal” daripada yg “berhasil/menang”.

Lihat saja dari satu liga sepakbola, pemenangnya hanya satu (misalnya tahun ini di Inggris adalah Leicester), sementara 19 tim lain boleh lah disebut gagal menjadi juara.

Atau kita bisa lihat pengalaman pemilihan presiden, yg pengen jadi presiden banyak, tp yg akhirnya memenangkan pilpres dan jadi presiden hanya 1 org.

Entah apakah sudah pernah ada penelitian tentang seberapa banyak probabilitas antara kegagalan dan keberhasilan?

Yg jelas, atas kenyataan lebih banyak kegagalan yg ditemui, telah tersedia pula byk kata bijak untuk mengobati rasa kecewa atas kegagalan

Misalnya:
“Sabar mas.. durung wektune…”
“Tahun depan coba lagi”
“Belum jodohnya, dek”

Daripada hanya satu kata: selamat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s