Betapa Murah Hatinya Orang Turki

Orang Turki menyebut diri mereka sendiri sebagai yardımsever artinya suka menolong. Tak salah, selama tiga tahun hidup di Turki saya merasakan betul kebaikan hati orang Turki itu.

Ini hanya beberapa contoh saja dari kebaikan atau kemurahan hati orang Turki yg pernah saya terima:

> saat saya sedang nyari apartmen utk tempat tinggal, Murat tmn asal Sanliurfa, tidak hanya membantu menemani saya berkeliling mencari, tetapi juga membantu meyakinkan pemilik rumah, negosiasi harga, menjadi penjamin juga membantu saat awal sy mengisi rumah.

> urusan kampus tidak selalu mudah, apalagi komunikasi dg bahasa Turki kpd dosen2 senior atau pihak2 tertentu membutuhkan seni atau caranya sendiri. Beruntung seorang asisten dosen (araştırma görevlisi) sering sekali membantu, dari soal bahan2 kuliah, komunikasi dg dosen, maupun hal-hal lain yg penting. Hikmet nama asisten ini, dia bahkan membawakan daging kurban ke rumah saya saat Idul Adha.

> sbg pelajar dg beasiswa pemerintah Turki (YTB), membawa keluarga utk hidup bersama di Turki adalah sebuah tantangan karena beasiswa YTB pd kenyataannya sangat cukup bg yg tinggal di asrama (semua dijamin) tapi tidak bg yg membawa keluarga dan tinggal di rumah sewa apartmen. Di sinilah kebaikan hati orang Turki sangat terasa. Seorang teman dari Afrika yg bawa keluarga, oleh dosennya dibantu dibelikan kulkas dan perabotan rumah. Teman lain asal Syria, oleh dosennya dibantu uang 700 Lira (3,5jt rupiah) setiap bulan. Ada juga cerita dari Pakde Joko Tarub yg tiba2 di jalan disapa seseorang yg tak dikenal dan ditanya keadaannya, lalu orang yg baru kenal itu memberikan bantuan bahan bakar utk pemanas ruangan kpd Pakde Joko setiap bulannya. Saya sendiri tiap bulan mendapat bantuan sembako (beras, minyak, gula, telor) dan daging dari Ribat, sebuah lembaga vakıf.

> kebaikan orang Turki jg sangat sy rasakan di lingkungan apartmen tempat kami tinggal. Tidak ada sama sekali cerita konflik dg tetangga kami. Dengan tetangga satu lantai, kami sering bertukar makanan. Walaupun kadang kala makanan dari tetangga sangat tak cocok dg lidah kami, atau mungkin tetangga jg susah memakan bakso, soto, bubur ayam dsb yg kami berikan, tapi berbagi makanan ini menjadi sesuatu yg menyenangkan sekaligus menunjukkan hubungan baik dg tetangga.

> kebaikan hati juga sering kali saya terima dari orang yang sama sekali belum saya kenal. Misalnya saat sedang bingung di terminal, tiba2 ada org Turki menyapa saya dan membantu saya dg sabar smp mengantarkan sy naik ke bus. Atau saat saya kemalaman dari mengantar teman pukul 1 pagi, tak ada angkutan umum yg lewat, ada mobil yg berhenti memberi tumpangan.

> terakhir adalah kebaikan para profesor atau dosen2 kampus. Dg bahasa Turki saya yg tak begitu baik, sy diberikan kemudahan2 baik dlm referensi maupun tugas2 paper/makalah yg harus saya kerjakan. Dalam 2 semester perkuliahan dan seminar di semester 3, semua dosen memberi nilai yang baik, hingga saya tdk harus mengulang (sesuatu yg byk dialami mahasiswa S3 Indonesia di Turki). Dlm momen yg sangat penting bg mahasiswa S3 yaitu yeterlilik sınavı (ujian komprehensif utk bs jd Phd candidate dan mengerjakan disertasi) kebaikan dosen2 itu juga sangat saya rasakan, dg meluluskan saya pada ujian yg menjadi momok bg mahasiswa S3 ini.

Sikap suka menolong dan kebaikan hati orang Turki sepertinya telah menjadi karakakter kuat yg tertanam. Saya pun bertekad untuk bisa ketularan karakter itu, menjadi org yg tak segan menolong atau membantu memudahkan urusan orang lain dalam apapun – bukan justru nambahi kesusahan org lain.  Setidaknya seperti org Turki yg di jalan, lift atau masjid tak segan2 menyapa dan mengucap salam walau kpd org asing yg tidak kenal. Lihat, kpd org yg tidak kenalpun mereka mendoakan. Karena salam adalah doa. Dan saya sbg org Indonesia merasa tertohok menyadari betapa selama ini menganggap sbg bangsa yg paling ramah tapi nyatanya jarang menyapa atau bahkan lebih jauh lagi membantu org2 yg tidak dikenal.

Advertisements

2 thoughts on “Betapa Murah Hatinya Orang Turki

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s