Antara Menguasai dan Melayani

Banyak orang belum sampai pada kesadaran bahwa menjadi Bupati, Walikota, Gubernur atau Presiden adalah dalam rangka melayani manusia dan alam lingkungan yang menjadi tanggung jawabnya. Lebih banyak orang memahami bahwa menduduki jabatan-jabatan itu adalah dalam rangka menguasai. Alam bawah sadar pun seperti telah terbentuk untuk memahami jabatan tersebut dg pemahaman menguasai dengan penggunaan istilah ‘pemerintah’ […]

Melawan Ngantuk

Salah satu musuh utama dalam perjuangan manusia mencapai kebaikan adalah ngantuk. Meskipun ngantuk adalah proses alamiah dalam tubuh manusia yang katanya harus dipenuhi dengan tidur, namun hampir semua orang arif yg pernah saya temui berkata bahwa untuk mencapai kemuliaan, seseorang setidaknya harus sedikit tidur dan sedikit makan. Bagaimana bisa sedikit tidur bila tidak bisa melawan […]

Sandiwara Media Sosial

Ada satu hari saat saya menemukan sebuah pencerahan tentang bagaimana menggunakan media sosial seperti facebook, twitter, whatsapp, dsb. Media sosial adalah ruang publik yang menggoda setiap penggunanya untuk memanfaatkannya bagi banyak kepentingan. Kalau tidak hati-hati bisa jadi lebih banyak mudharatnya daripada kebaikan-kebaikan yang dapat kita ambil dari media sosial. Sama halnya dengan dunia nyata, media […]

Area Bermain Anak

Saya menulis blog ini di kamar kecil rumah orang tua kami di pondok aren. Di depan saya, Aisya masih belum bangun dari tidurnya sejak jam 22, sementara Ibunya baru tertidur setelah menyelesaikan tilawah Qur’an di pagi ini. Kemarin Aisya bermain di playground cukup lama, hingga mungkin ia masih kelelahan dan butuh waktu tidur sedikit lebih […]

Betapa Murah Hatinya Orang Turki

Orang Turki menyebut diri mereka sendiri sebagai yardımsever artinya suka menolong. Tak salah, selama tiga tahun hidup di Turki saya merasakan betul kebaikan hati orang Turki itu. Ini hanya beberapa contoh saja dari kebaikan atau kemurahan hati orang Turki yg pernah saya terima: > saat saya sedang nyari apartmen utk tempat tinggal, Murat tmn asal […]

Yang Nyata Hanya Yang Terlihat

Sejak kemunculan positivisme pada abad ke-19, manusia didorong untuk mempercayai bahwa hanya yang terlihat, empirik dan teruji secara analitik matematis-lah yang bisa dipahami sebagai kenyataan. Sementara yang gaib dan metafisik, menurut doktrin positivism adalah sesuatu yang tidak bisa dipahami karena dianggap tidak empirik dan juga tidak analitik. Adalah kelompok Vienna atau yang sering disebut dengan […]

Gagal

Kehidupan ini mungkin lebih banyak menciptakan yg “gagal” daripada yg “berhasil/menang”. Lihat saja dari satu liga sepakbola, pemenangnya hanya satu (misalnya tahun ini di Inggris adalah Leicester), sementara 19 tim lain boleh lah disebut gagal menjadi juara. Atau kita bisa lihat pengalaman pemilihan presiden, yg pengen jadi presiden banyak, tp yg akhirnya memenangkan pilpres dan […]